GAYA ANGGAUTA EXPONEN 66

GAYA   ANGGAUTA   EXPONEN  66

Oleh : Bang Tab (HER. Thabrani)

Beberapa Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri & Swasta, sedang berkumpul di Teras Mesjid Istiqlal Bandung. Tampaknya setelah Sholat Lohor tanpa sengaja mereka  berkumpul. Kemudian membahas situasi politik yang sedang  mereka perjuangkan, yaitu menjatuhkan Orde Lama. Namun sebelum itu mereka saling berkenalam dulu dengan menyebut nama dan Almamaternya masing masing.

”Saya  Umar Munthoha dari  Fakultas Hukum UI, Jakarta”.

”Saya  Hendro Wardoyo  dari  Akademi Perhotelan Nasional, Bandung”.

”Saya  Dings Suryadi dari IPB, Bogor”.

”Saya  Uyung Syahrizal Darwis dari UNBRAW, Malang”.

”Saya Tonny Sechan dari UNPAD, Bandung”.

”Saya Mustamil Nasution dari  UNPAR, Bandung”.

”Saya Wawan Suwandi dari UNPAS, Bandung”.

Terakhir yang belum sempat memperkenal diri adalah Denny Mustofa, Anak Betawi dari Gang H. Murthado, Salemba Bluntas, Jakarta Pusat. Sebelumnya dia minta sebatang rokok dulu kepada salah satu mahasiswa karena mulutnya asem. Sambil mengepulkan asap rokok dia berkata. ”Name ane  Denny Mustofa kelahiran Jakarta, yang dulunya dipanggil Batavia, Kuliah di UIC”.

Itu waktu belum terkenal PTS ini, jadi masih terasa asing apaan tuh UIC? Belum sempat Denny menjelaskan lebih lanjut, bahwa UIC adalah  UNIVERSITAS  IBNU  CHALDUN. Hendro Wardoyo yang tadi rokoknye ketembak, nyeletuk langsung. Lantaran dia Lulusan SMA X  Bag. C di Jakarta. Era 1960 SMA terbagi atas Bagian A Budaya, Bag. B Ilmu Pasti  dan Bag. C Ekonomi. Celetukannya adalah : ”Gue  tau  UIC, yaitu UI  BAGIAN C!”

Bokis… Ente! (Bisa aje lu).

Leave a Comment